{"id":127,"date":"2025-10-11T09:47:41","date_gmt":"2025-10-11T09:47:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.buguruma.com\/?p=127"},"modified":"2026-02-08T12:51:21","modified_gmt":"2026-02-08T05:51:21","slug":"indonesian-free-range-chicken-curry-with-green-sambal-6","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/indonesian-free-range-chicken-curry-with-green-sambal-6\/","title":{"rendered":"Resep Gulai Ayam Kampung dan Sambal Hijau #6"},"content":{"rendered":"Ingin menikmati gulai ayam yang gurih tapi tidak enek? Resep Gulai Ayam Kampung dengan Sambal Hijau dan Daun Singkong ini bisa jadi pilihan sempurna untuk Anda. Dengan kuah santan yang ringan dan tidak terlalu pekat, gulai ini tetap menghadirkan aroma rempah khas tanpa membuat perut terasa berat. Ditambah dengan sambal hijau yang tidak terlalu pedas, hidangan ini cocok untuk seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak dan lansia.\nProses presto membuat ayam kampung cepat lunak tanpa perlu memasak santan terlalu lama, sehingga hasil akhirnya tetap lembut dan gurih alami. Sajian ini juga semakin bergizi berkat tambahan daun singkong rebus yang kaya serat dan vitamin. Kombinasi ayam empuk, telur rebus, dan sambal hijau segar menciptakan cita rasa yang seimbang\u2014antara gurih, pedas ringan, dan sedikit asam segar dari tomat hijau.\n<p><img  decoding=\"async\"  src=\"\https://cdn.buguruma.com/wp-content\ /uploads\/2025\/10\/gulai-sambal-ijo.jpg\" alt=\"gulai-sambal-ijo\" class=\"aligncenter\" \/><\/p>\n## Bahan-Bahan Gulai Ayam\n1. 500 gr ayam kampung<\/li>\n<li>1\/2 kg telur rebus<\/li>\n<li>1 liter santan cair<\/li>\n<li>8 siung bawang putih<\/li>\n<li>8 siung bawang merah<\/li>\n<li>4 butir kemiri sangrai<\/li>\n<li>4 buah cabai merah besar<\/li>\n<li>1 sdm kemiri<\/li>\n<li>1\/2 sdm jinten<\/li>\n<li>1 ruas kunyit<\/li>\n<li>1\/2 ruas jahe<\/li>\n<li>3 batang serai<\/li>\n<li>4 lembar daun jeruk<\/li>\n<li>2 lembar daun salam<\/li>\n<li>2 sdm gula<\/li>\n<li>2 sdt garam<\/li>\n<li>1 sdt penyedap<\/li>\n<li>1 sdt lada putih<\/li>\n<li>5 sdm air asam jawa<\/li>\n<li>1 potong lengkuas<\/li>\n<\/ol>\n## Bahan-Bahan Sambal Hijau\n1. 4 buah tomat hijau<\/li>\n<li>1 genggam cabai hijau kecil<\/li>\n<li>10 cabai hijau keriting<\/li>\n<li>5 cabai hijau besar (gendut)<\/li>\n<li>2 lembar daun jeruk<\/li>\n<li>1 sdt garam<\/li>\n<li>1 sdt penyedap<\/li>\n<li>2 sdt gula<\/li>\n<li>1 sdt lada putih<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<div class=\"lyte-wrapper\" title=\"Gulai Ayam Kampung &amp;amp; Sambal Hijau yang Gurih dan Ringan #6\" style=\"width:853px;max-width:100%;margin:5px auto;\"><div class=\"lyMe hidef\" id=\"WYL_YOBLH5KIdQY\"><div id=\"lyte_YOBLH5KIdQY\" data-src=\"https:\/\/www.buguruma.com\/wp-content\/plugins\/wp-youtube-lyte\/lyteCache.php?origThumbUrl=https%3A%2F%2Fi.ytimg.com%2Fvi%2FYOBLH5KIdQY%2Fmaxresdefault.jpg\" class=\"pL\"><div class=\"tC\"><div class=\"tT\">Gulai Ayam Kampung &amp; Sambal Hijau yang Gurih dan Ringan #6<\/div><\/div><div class=\"play\"><\/div><div class=\"ctrl\"><div class=\"Lctrl\"><\/div><div class=\"Rctrl\"><\/div><\/div><\/div><noscript><a href=\"https:\/\/youtu.be\/YOBLH5KIdQY\" rel=\"nofollow\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.buguruma.com\/wp-content\/plugins\/wp-youtube-lyte\/lyteCache.php?origThumbUrl=https%3A%2F%2Fi.ytimg.com%2Fvi%2FYOBLH5KIdQY%2F0.jpg\" alt=\"Gulai Ayam Kampung &amp;amp; Sambal Hijau yang Gurih dan Ringan #6\" width=\"853\" height=\"460\" \/><\/a><\/noscript><\/div><\/div><div class=\"lL\" style=\"max-width:100%;width:853px;margin:5px auto;\"> <a href=\"https:\/\/youtu.be\/YOBLH5KIdQY\" target=\"_blank\">Watch this video on YouTube<\/a>.<\/div>\n## Cara Membuat\n1. Presto 500 gr ayam kampung terlebih dahulu selama 20 menit.<\/li>\n<li>Rebus 4 buah tomat hijau yang sudah diiris, 10 cabai hijau keriting, 5 cabai hijau besar (gendut), dan 1 genggam cabai hijau kecil. Tunggu hingga tomatnya layu atau sudah empuk.<\/li>\n<li>Sambil menunggu rebusan bahan sambal matang, blender semua bahan gulai: 8 siung bawang merah, 8 siung bawang putih, 4 buah cabai merah besar, 1 ruas kunyit, dan 1\/2 ruas jahe hingga halus.<\/li>\n<li>Apabila bahan sambal sudah empuk, angkat dan tiriskan.<\/li>\n<li>Ulek semua bahan sambal sedikit demi sedikit hingga halus.<\/li>\n<li>Panaskan minyak, lalu masukkan bahan sambal yang sudah diulek.<\/li>\n<li>Beri 1 sdt garam, 1 sdt penyedap, dan 1 sdt lada putih, lalu aduk rata.<\/li>\n<li>Masak beberapa saat hingga tanak atau minyak mulai kecokelatan.<\/li>\n<li>Sajikan sambal ke dalam mangkuk yang sudah disiapkan.<\/li>\n<li>Pisahkan ayam kampung presto dengan kaldunya.<\/li>\n<li>Panaskan sedikit minyak, lalu tumis 3 batang serai dan 1 potong lengkuas. Masukkan bahan halus yang sudah diblender.<\/li>\n<li>Tambahkan 4 butir kemiri sangrai dan 1\/2 sdm jinten yang sudah dihaluskan.<\/li>\n<li>Tambahkan 4 lembar daun jeruk dan 2 lembar daun salam, lalu aduk kembali.<\/li>\n<li>Masukkan ayam kampung, aduk hingga terselimuti bumbu yang sudah ditumis.<\/li>\n<li>Tutup sebentar agar ayam mengeluarkan air.<\/li>\n<li>Masukkan 1 liter santan cair.<\/li>\n<li>Tambahkan 1\/2 kg telur rebus ke dalam panci.<\/li>\n<li>Beri air kaldu dari presto ayam agar santan tidak mudah pecah.<\/li>\n<li>Aduk kembali semuanya hingga rata.<\/li>\n<li>Tambahkan 5 sdm air asam jawa.<\/li>\n<li>Masukkan 2 sdt garam, 1 sdt penyedap, 1 sdt lada putih, dan 2 sdm gula (bisa diganti gula aren sesuai selera).<\/li>\n<li>Aduk kembali agar semuanya tercampur rata.<\/li>\n<li>Tutup panci dan sesekali aduk hingga setengah menyusut dengan api kecil agar santan tidak pecah.<\/li>\n<li>Jika sudah setengah menyusut, pisahkan isian gulai dengan kuahnya ke dalam mangkuk.<\/li>\n<li>Saring kembali kuah gulai agar bumbu-bumbu kasar tidak tercampur ke dalam makanan.<\/li>\n<li>Masukkan kembali kuah yang sudah disaring ke dalam mangkuk berisi telur dan ayam.<\/li>\n<li>Panaskan minyak hingga benar-benar panas.<\/li>\n<li>Masukkan kerupuk udang mentah ke dalam penggorengan, tunggu hingga mengembang, lalu angkat dan tiriskan. Ulangi satu per satu hingga habis.<\/li>\n<li>Sajikan di atas meja bersama nasi putih, daun singkong rebus, sambal hijau, kerupuk, dan gulai ayam.<\/li>\n<li>Selamat menikmati!<\/li>\n<\/ol>\nGulai ayam kampung ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyehatkan dan praktis disajikan untuk acara keluarga atau santapan harian. Anda bisa menikmatinya bersama nasi putih hangat, kerupuk udang, serta sambal hijau yang menggoda selera. Dengan perpaduan bumbu tradisional dan teknik memasak modern seperti presto, resep ini membawa kelezatan khas Nusantara ke meja makan Anda tanpa repot.\nKalau Anda suka resep seperti ini, jangan lupa like, komentar, dan subscribe kanal YouTube Buguruma untuk mendapatkan berbagai resep rumahan lezat dan video memasak yang menggugah selera. Dukung terus Buguruma agar bisa menghadirkan lebih banyak inspirasi kuliner rumahan dari dapur sederhana yang penuh cita rasa!","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin menikmati gulai ayam yang gurih tapi tidak enek? Resep Gulai Ayam Kampung dengan Sambal Hijau dan Daun Singkong ini bisa jadi pilihan sempurna untuk Anda. Dengan kuah santan yang ringan dan tidak terlalu pekat, gulai ini tetap menghadirkan aroma rempah khas tanpa membuat perut terasa berat. Ditambah dengan sambal hijau yang tidak terlalu pedas, [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":131,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[3,17,5,9,7,10],"class_list":["post-127","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesian","tag-chicken","tag-coconut-milk","tag-egg","tag-healthy","tag-rice","tag-vegetable"],"blocksy_meta":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=127"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.buguruma.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}